Gagasan inti
Sebelum agama Kristen dan Islam, kritik terhadap orang Yahudi sering kali berfokus pada adat istiadat yang membedakan mereka: pemeliharaan hari Sabat, peraturan makanan, sunat, dan penolakan untuk menyembah dewa-dewa sipil.
Pola utama
Pola yang berulang adalah kecurigaan akan perpisahan. Praktik komunal Yahudi dapat digambarkan sebagai kesetiaan terhadap hukum yang aneh dibandingkan partisipasi dalam tatanan sipil yang lebih luas.
Kilasan historis
Para penulis Yunani dan Romawi terkadang mengagumi kekunoan Yahudi namun juga mengejek atau tidak mempercayai adat istiadat Yahudi. Ide-ide ini tersebar, belum menjadi satu sistem.
Gema modern
Bentuk-bentuk selanjutnya menggunakan kembali gagasan lama bahwa kelangsungan Yahudi itu sendiri mencurigakan, mengubah perbedaan komunal biasa menjadi bukti permusuhan rahasia.